Assalamu'alaikum ....Wr. Wb.
Kita mengucapkan dua kalimat syahadat itu
harus sesuai kesaksian dengan kenyataan. Supaya Kesaksian kita
benar-benar tidak palsu dan bohong kepada Allah. Allah menuntut kesaksian jiwa
Allah tidak memakai syahadat mulut (QS. Al A’raf: 172-173) Dengan masalah
seperti ini menjadi orang islam di sisi Allah tidaklah mudah seperti membalik telapak
tangan . Kesaksian /mengucapakan SYAHADAT : Ashaduallailahaillallah
waashaduanna muhammadarrasulullah bisa saja diucapkan oleh siapa saja seperti
-
Anak sekolah TK atau seluruh manusia kecuali orang bisu
-
Orang yang baru masuk islam
-
Orang yang akan menikah
Tetapi yang kami maksud adalah kesaksian
ucapan sesuai dengan kenyataan adalah ;
kesaksian (ucapan) ; ASHADUALLAILA
HAILLALLAH .ARTINYA AKU BERSAKSI BAHWA TIADA TUHAN SELAIN ALLAH . Kenyataan : Kita
mengenal/mengetahui yang punya nama. Barulah islam yang mulia disisi Allah . ( QS. Ali imran 19 )
Kalau (kesaksian)
kita belum benar
- sholat,puasa,zakat,haji,dan seluruh
Aktivitas ibadahnya tidak benar
- Bagaimana kita ingin mendapatkan
ridhonya Allah ?.
- Kemana kita mengalamatkan
jikir,takbir,selawat,dan do’a kita ?.
- Untuk apa kita beramal kalau kita
tidak tau mengalamatkannya.
Allah berkata dalam hadist qudsi :
1. Awwaluddin ma’rifatullah yang artinya
awal agama hendaknya mengenal Allah.
2. Kuntu kanjan mahpiya paah babtu
an u’ra paholak tulhal koli ma’rifah Arti makna hukum
fiqih yaitu Aku adalah perbendaharaan yang tersembunyi karena aku ingin dikenal maka
kujadikan mahluk agar ia mengenal kepadaku.
fiqih yaitu Aku adalah perbendaharaan yang tersembunyi karena aku ingin dikenal maka
kujadikan mahluk agar ia mengenal kepadaku.
Setiap ada nama pasti ada yang punya nama. Kalau kita menyembah
nama/asma Allah maka sesat jalan. Hadits qudsi mengatakan ‘Man abdal asma dunal
ma’na fahua kapir yang artinya Barang siapa menyembah asma (nama Allah ) tidak mengetahui yang punya nama : hukumnya kafir.
KALAU TIDAK MENGENAL ALLAH DAN TIDAK
MENGENAL MUHAMMAD. BERARTI DUA KALIMAH SYAHADATNYA ITU PALSU, BERARTI DUA
KALIMAH SYAHADATNYA ITU BOHONG.
oleh sebab itu wajib bagi umat islam mengenal Allah
sejak aqil baliq untuk menyelamatkan ibadahnya. Jangan sampai sia-sia . Karna
beramal tanpa ilmu sia-sia . Kalau kita mempelajari syariat saja
yang mana dilarang atau yang mana diperintah serta hukum piqih mengenai
perkara batal dan sahnya dalam beribadah, Saya merasa khawatir sampai
Innalillahi wainnalillahi roji’un belum tentu selesai . Sebelum
terlambat marilah kita berbenah diri mengkaji ilmunya Allah untuk
menyelamatkan diri-kita masing-masing.
Wassalamu'alaikum........wr.wb.
Renungkanlah setiap kita melakukan dzikir lailahaillallah atau kita melaksanakan sholat fardu, apakah jiwa kita atau hati kita sudah benar-benar tenang ?......... apalagi kalau malaikat maut datang apakah sudah siap menghadapinya untuk pulang kerahmatullah ?........., kalau belum tenang atau belum siap ke'alam akhirat , belajar , tuntut ilmu , karna ilmu itu akan menemani kita dimana saja berada baik urusan dunia maupun ususan akhirat.
BalasHapuswahua ma'akum ainama kuntum = aku beserta kamu dimanapun kamu berada
HapusKeren juga topik Ϟÿª ...!
BalasHapusngak juga bang , sedang - sedang aja, saya juga masih belajar
BalasHapusalahamdulillah
BalasHapusSebagai penyejuk kalbu
BalasHapusItu Kata2 ceramahnya Habib Ahmad husein al-bahasyim waktu di samrinda, Kalimantan timur..
BalasHapusTapi ada baiknya kalau di sebarkan supaya manusia bisa paham dan sadar bahwa sebesar apapun amal ibadahnya, mreka tetap akan di jadikan bahan bakar api neraka,☝coba lihat di dalam Qur'an bahwa sudah di tetapkan bahan bakar api neraka itu dr 3 golongan yaitu (Manusia,Jin dan Batu)...
Maka Celakalah bagi yang tidak mengenal aku di dunia,karena di akhiratpun mreka tdk akan melihat (yg paling sesat jalan)....
☝pesan dari saya untuk para Hamba Allah ;Jagalah dan terangilah hati dgn Nur Muhammad, karena Allah tidak akan memasukkan surga bagi seseorang yg hatinya mati...
Wassalam....
Ini ngaran nya ilmu takatek
BalasHapus